Klarifikasi Berita Penipuan Travel Umroh Safinatun Wisata

Klarifikasi Berita Penipuan Travel Umroh Safinatun Wisata – PT. Safinatun Najah Salsabil adalah salah satu tour dan travel haji di Kota Pariaman Sumatera Barat. Beberapa bulan yang lalu kami mendapati sebuah permasalahan yang memang menimbulkan efek bagi para jamaah umroh kami. Sehingga jamaah umrah tersebut diundur pemberangkatannya dan beberapa diantaranya tidak mau berangkat umroh dan minta ganti rugi.

Berita tersebut juga muncul di beberapa media online lokal yang di antaranya adalah Minangkabaunews.com, Pariamantoday.com dan juga Gosumbar.com. Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami pemilik Jasa Travel Umroh PT. Safinatun Najah Salsabil akan memberikan klarifikasi atas permasalahan tersebut sehingga beritanya tidak menjadi simpang siur.

Akar Permasalahan Pengunduran Jadwal Umroh

Pada tahun 2016, ada 121 jamaah yang rencananya akan diberangkatkan umrah ke tanah suci pada Bulan Desember 2016. Dari 121 jamaah tersebut, semua jamaah itu sudah dibookingkan tiket pesawat untuk umroh ke salah satu jasa penyedia tiket yang berasal dari Bekasi.

Beberapa minggu menjelang pemberangkatan, kami menghubungi kembali pihak jasa penyedia tiket pesawat tersebut untuk mengkonfirmasi, apakah tiket sudah tersedia atau belum. Namun jawaban dari penyedia tiket tersebut tidak jelas dan banyak sekali alasan yang disampaikan. Saat itu hampir setiap hari saya menghubungi jasa tersebut dan jawabannya tetap tidak jelas hingga akhirnya kontak kami diblokir dan tidak bisa menghubungi.

Akhirnya perwakilan dari kami terbang ke Bekasi untuk menemui penyedia jasa tersebut, dan setelah sampai disana kami mendapatkan fakta bahwa tiket yang sudah kami booking untuk 121 jamaah tersebut diberikan kepada pihak travel umrah lain. Dalam hal ini kami telah ditipu oleh penyedia jasa tiket pesawat yang berasal dari Bekasi.

Atas penipuan tersebut, kami PT. Safinatun Najah Salsabilla merugi sekitar 1,3 M karena pihak penyedia tiket tersebut selalu berkelit dan tidak ada i’tikad baik untuk mengembalikan uang tersebut. Oleh karena itu saya membuat berkas perkara di kepolisian terkait penipuan tersebut dan hingga kini prosesnya masih belum selesai.

Di sisi lain, 121 jamaah yang sudah membayarkan uang umrahnya ke kami, tentu saja kami harus bertanggung jawab. Setibanya di kantor Safinatun Wisata di Pariaman, kami menjelaskan kepada perwakilan dari 121 orang tersebut mengenai kejadian yang kami alami dan tidak kami duga sebelumnya. Dan karena keuangan kami juga terbatas, penawaran dari Safinatun wisata adalah menjadwalkan ulang pemberangkatan umrah 121 orang tersebut atau pengembalian uang umrah.

Dari 121 orang tersebut, 80 orang di antaranya setuju untuk dijadwalkan ulang pemberangkatannya dan 41 orang sisanya minta untuk direfund. Berikut ini beberapa dokumentasi tentang 80 orang yang akhirnya berangkat umrah.

safinatun wisata 6 safinatun wisata 8 safinatun wisata 3

Bagaimana dengan 41 orang yang tidak berangkat umrah

Sesuai dengan kesepakatan awal, kami telah membicarakan kepada calon jamaah bahwa pengembalian dana umroh akan dilakukan bertahap. Hal ini disebabkan karena kami juga merugi dalam jumlah yang cukup besar akibat penipuan tiket oleh jasa penyedia tiket tersebut.

Hingga saat ini kami sudah melakukan pengembalian dana secara bertahap tapi belum selesai seluruhnya, ada beberapa jamaah yag sudah kami kembalikan 25% hingga 75% dari total uang yang mereka setorkan.

Dan 14 orang yang sampai saat ini masih demo tersebut adalah orang yang mungkin kurang puas dengan sistem pengembalian dana kami. Mereka meminta pengembalian dana tersebut 100% secara langsung. Padahal dari awal sudah kami sampaikan kepada semua calon jamaah (121 orang). Apakah mereka masih percaya dengan pihak kami dan akan kami berangkatkan tetapi jadwalnya diundur ataukah pilihan kedua yakni dilkukan refund secara bertahap.

Demikian pernyataan klarifikasi dari kami atas permasalahan yang menimpa kami dan calon jamaah. Semoga hal ini bisa menjadi jelas sehingga berita yang simpang siur tersebut akan tersingkirkan oleh fakta yang ada. Terima kasih.

Salam

PT. Safinatun Najah Salsabil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *